March 18, 2012

Komunikasi Data dan Protokol

Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isarat digital. Komunikasi data merupakan bagian vital dari suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat berkomunikasi satu sama lain.

Komponen Komunikasi Data :
  1. Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
  2. Penerima, adalah piranti yang menerima data
  3. Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
  4. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
  5. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.



Contoh model komunikasi data :



 Protokol dapat diartikan sebagai sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.

Komponen Protokol :
  1. Aturan atau prosedur, mengatur pembentukan/pemutusan hubungan
  2. Format atau bentuk, mengatur proses transfer data representasi pesan
  3. Kosakata (vocabulary), jenis pesan dan makna masing-masing pesan
Fungsi Protokol

Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Sedangkan fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan berikut:
  1. Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reassembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket informasi yang lengkap.
  1. Encapsulation
Fungsi dari encapsulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
  1. Connection control
Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan (connection) komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
  1. Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
  1. Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.
  1. Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.

Susunan Protokol

Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam layer ini, jumlah, nama, isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi tujuan dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada di atasnya.
Susunan dari layer menunjukkan tahapan dalam melakukan komunikasi. Antara setiap layer yang berdekatan terdapat sebuah interface. Interface menentukan layanan layer yang di bawah kepada layer yang di atasnya.
Pada saat merencanakan sebuah jaringan, hendaknya memperhatikan bagaimana menentukan interface yang tepat yang akan ditempatkan di antara dua layer yang bersangkutan.

Standarisasi Protokol (ISO 7498)

Dahulu, komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah sangat sulit dilakukan, karena mereka mengunakan protokol dan format data yang berbeda beda. Sehingga International Standards Organization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI), model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendorvendor yang berbeda.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. “Lower layer” adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.



Referensi : 
http://feyleo83.blogspot.com/2009/01/komunikasi-protokol-standarisasi.html
http://alshagaf.net46.net/content1.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Transmission_Control_Protocol/Internet_Protocol


March 11, 2012

Tugas Pengantar Sistem Terdistribusi : Permasalahan Sistem Terdistribusi, oleh Septiawan (50408781) - 4ia06

Dalam dunia komputerisasi, kita akan mengenal suatu istilah sistem terdisribusi. Apa itu sistem terdistribusi? Sistem terdistibusi merupakan sebuah sistem yg komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berkomunikasi & melakukan koordinasi hanya dengan pengiriman pesan (message passing).

Dengan kata lain sistem ini melibatkan lebih dari satu komputer dalam suatu infrastruktur jaringan baik local,internet bahkan wireless. Sebuah sistem terdistribusi, tidak hanya melakukan komunikasi antara satu proses pada satu komputer dengan proses pada komputer yang lain, namun juga perlu mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur jaringan yang memadai dan juga dukungan standarisasi sistem yang terbuka.

Permasalahan Sistem Terdistribusi :

Masalah dengan sistem terdistribusi yang dapat dimunculkan antara lain berkaitan dengan :
  • Software - bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem.
  • Ketergantungan pada infrastruktur jaringan.
  • Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan.

Kesulitan dan Ancaman dalam sistem terdistribusi antara lain :

  • Mode pemakaian Variasi yang beragam terhadap karakteristik pemakaian.
Contoh : berapa banyak halaman di kunjungi.
  • Masalah Internal
Ada beberapa masalah internal yaitu Masalah concurrency, Masalah clock, Mode kegagalan.
  • Lingkungan Sistem
Sistem terdistribusi harus mengakomodasi heterogenitas hardware, sistem operasi dan jaringan.


Referensi :

http://www.scribd.com/doc/39508595/6/Permasalahan-dalam-Sistem-Terdistribusi
http://www.akademik.unsri.ac.id/download/.../Pendahuluan%20SisTer.ppt
http://lecturer.ukdw.ac.id/budsus/sil020304/sistemterdistribusi.pdf

November 24, 2011

Marketing Mix 4P Pada Website Perusahaan

Marketing mix merupakan salah satu bagian dari konsep pemasaran modern, Konsep marketing mix yang pertama kali dikenalkan oleh Jerome McCarthy mempunyai empat variabel yang biasa dikenal dengan 4P yaitu product, price, promotion, dan place. Berkat Jerome McCarthy lah konsep 4P kemudian dikenal luas oleh masyarakat dan sering menjadi rujukan jika membahas tentang pemasaran.

Berikut adalah contoh marketing mix 4P pada website perusahaan Suzuki Automobile Indonesia :

Promotion
Pada website perusahaan Suzuki Automobile Indonesia, banyak kegiatan promosi yang dilakukan untuk pelayan konsumen maupun penjualan produk. Ini dapat dilihat pada menu navigasi News pada website perusahaan tersebut.

Tujuan dari perusahaan terhadap promosi diatas adalah untuk memenuhi komitmen kepada  pengguna kendaraan Suzuki mengenai layanan purna jualnya. Promosi yang dilakukan adalah jasa servis penggantian oli mesin kendaraan secara gratis dan untuk setiap unit pelanggan Suzuki disertai Pemeriksaan kendaraan secara gratis pula. Pelanggan yang datang hanya perlu membayar penggantian part berupa Filter Oli sesuai jenis kendaraan milik pelanggan Suzuki dan diberikan pula diskon sebesar 25% untuk penggantian part tersebut.



Product
Produk pada website perusahaan ini adalah kendaraan roda 4 yang terdiri dari beragam tipe. Pada website perusahaan Suzuki Automobile Indonesia menawarkan tipe-tipe kendaraan roda 4 antara lain Small Car, Mini MPV, Hatch Back, Crossover, SUV, dan MPV.

Pada tampilan produk di website terdapat beberapa informasi mengenai produk itu sendiri yang berupa Link, seperti Product Features, Colors Line Up, TVC, Brochure, dan Specification. Informasi ini akan berguna bagi para calon pembeli untuk mengetahui informasi-informasi penting mengenai produk yang akan dibeli.

Price

Harga dari seluruh produk yang dijual oleh perusahaan Suzuki Automobile Indonesia terdapat pada navigasi menu Price List. Di menu ini terdapat daftar harga kendaraan semua tipe dan terdapat juga beberapa informasi mengenai detail harga dan pajak kendaraan dan masa berlaku harga kendaraan.

Place
Place atau tempat distribusi sangat penting untuk pemasaran produk, di dalam website perusahaan Suzuki Automobile Indonesia ini terdapat detail informasi mengenai tempat pendistribusian produk yang akan dipasarkan.
Perusahaan Suzuki Automobile Indonesia memiliki banyak jaringan di seluruh wilayah Indonesia, hal ini akan berdampak positif bagi pendistribusian produk ke konsumen karena proses pendistribusian menjadi lebih cepat dan dapat menghemat biaya pengeluaran perusahaan.


 
 

November 11, 2011

Peranan Bank Sulsel dalam Menjalankan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Konsumen dan Lingkungan Sekitar.

   Bank Sulsel yang merupakan bank yang sahamnya dimiliki oleh pihak pemerintah provinsi/kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berupaya menjadi warganegara yang baik (good corporate citizenship), dengan mengembalikan sebagian keuntungannya kepada masyarakat, sehingga para nasabah secara konsisten dan tulus akan terus mendukung keberadaan Bank Sulsel.

     Upaya penerapan good corporate citizenship oleh Bank Sulsel dilakukan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat. CSR yang diselenggarakan oleh Bank Sulsel adalah wujud kepedulian dan peran aktif Bank untuk senantiasa berkontribusi pada lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada Bank Sulsel yang akhirnya akan mendukung aktivitas bisnis perusahaan di masa yang akan datang secara berkesinambungan.

Kegiatan tanggung jawab sosial atau CSR Bank Sulsel pada tahun 2009 meliputi kegiatan antara lain, yaitu :

1. Bantuan pendidikan
     Bantuan peningkatan pendidikan merupakan bentuk tanggung jawab sosial Bank Sulsel terhadap dunia pendidikan kepada masyarakat tidak mampu namun berprestasi. Bantuan pendidikan tersebut berupa pemberian beasiswa dan bimbingan belajar gratis bagi siswa/siswi SMU se – Kabupaten Gowa.

2. Bantuan peningkatan kesehatan
   Bank Sulsel berperan aktif dalam menjalin kerjasama di bidang kesehatan dengan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup masyarakat serta menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.

3. Bantuan keagamaan
   Bank Sulsel mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan yang meliputi bantuan terhadap pembangunan rumah ibadah dan kegiatan keagamaan.

4. Bantuan pelestarian alam dan lingkungan hidup
   Lingkungan hidup merupakan isu yang menjadi perhatian utama beberapa tahun belakangan ini sehubungan dengan semakin meningkatnya kepedulian masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Perhatian Bank Sulsel di bidang lingkungan hidup diwujudkan melalui bantuan program penghijauan dan pembibitan lingkungan.

5. Bantuan sosial kemasyarakatan
     Bantuan sosial kemasyarakatan diberikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang beruntung dan pra – sejahtera untuk dapat memenuhi sebagian dari kebutuhan primernya khususnya pangan dan sandang.

6. Bantuan penanggulangan bencana
     Bank Sulsel pada tahun 2009 juga menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana alam, khususnya yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yaitu di Kota Palopo, Kab. Gowa,Kab. Luwu Timur dan Kab. Mamuju (Sulawesi Barat) dan diberikan dalam bentuk bantuan pangan dan sandang.

7. Bantuan olahraga dan seni
   Aktivitas olahraga dan seni juga menjadi perhatian Bank Sulsel untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dengan olahraga, demikian pula dengan kegiatan seni sebagai bentuk apreasiasi Bank Sulsel terhadap aktivitas kesenian, khususnya kesenian daerah dalam rangka menjaga kelestarian kesenian daerah yang semakin kurang diminati di era modern saat ini. 

Penyaluran dana untuk kegiatan CSR dilakukan secara proporsional, menyeimbangkan antara program yang direncanakan dengan permohonan diterima, sesuai dengan kondisi masyarakat di sekitar lingkungan operasional perusahaan. 

Penyaluran dana CSR diberikan dalam bentuk tunai dan natura kepada masyarakat di sekitar lingkungan operasional Bank Sulsel, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, LSM, yayasan sosial dan institusi lainnya.



Referensi :